[Review] Cosrx Low pH Good Morning Gel Cleanser

Lama sekali rasanya saya tidak menulis soal review skincare. Salah satu alasannya adalah dalam beberapa bulan terakhir saya memang tidak terlalu gonta-ganti skincare. Tapi itu artinya, review kali ini seharusnya bisa lebih mendalam karena saya sudah pakai produk gel cleanser ini untuk waktu yang lumayan lama, sekitar 5 bulanan. Oh ya, jadi hari ini, saya mau review Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser.

Kalau kamu sudah pernah baca review skincare saya sebelumnya, kamu tentu tahu kalau sebelumnya saya membersihkan wajah pakai Corine de Farme Micellar Cleansing Foam. Nah, setelah mulai habis, saya kenal produk Korea bernama Cosrx. Konon kabarnya serangkaian produk dari Cosrx ini bagus untuk kulit yang sering bermasalah, jadi saya mencoba beli cleansernya dulu. Sejauh ini sudah ada beberapa produk Cosrx yang saya pakai, tapi di tulisan kali ini saya akan fokus membahas Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser.

Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser
Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser 150 ml

Pertama kali gel cleanser ini sampai di tangan saya, lumayan kaget dan seneng juga sih. Karena ternyata tubenya cukup besar, isi 150 ml. Menurut tulisan di bagian belakang wadah, sabun ini memiliki pH yang rendah, tujuannya adalah menjaga kadar pH kulit berada di batas yang optimal. Nah, pH kulit yang optimal ini membantu melindungi lapisan kulit sehingga bakteri tidak gampang tumbuh. Karena formulanya yang ringan, gel cleanser ini cocok untuk dipakai di pagi hari, tapi saya sih tetap memakainya pagi dan malam.

Teksturnya berupa gel bening yang ringan dan tidak terlalu kental. Busanya juga tidak terlalu banyak, jadi untuk kamu yang suka sabun berbusa banyak, mungkin akan agak mikir-mikir lagi kalau ingin pakai ini. Biasanya saya tidak memakai terlalu banyak produknya, karena meskipun tidak terlalu berbusa, sedikit saja sudah cukup untuk dipakai di seluruh wajah. Aromanya mirip tea tree, ya tapi karena sabun ini memang punya kandungan tea tree. Meski begitu, aromanya tidak terlalu mengganggu buat saya.

Saat dipakai, cleanser ini terasa lembut di kulit dan tidak membuat kulit berasa ketarik. Muka juga terasa benar-benar bersih dan tidak terasa seperti ada residu atau lapisan yang tersisa. Rasanya kotoran yang tadinya nempel benar-benar hilang semua, tapi kulit tetap terasa lembut dan enak atau nyaman. Hmm, susah mendeskripsikannya. Ya gara-gara Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser ini, saya terpaksa tidak setia dengan Corine de Farme yang sebelumnya sempat jadi favorit saya itu. Hehehe…

Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser
Teksturnya gel bening yang tidak terlalu kental

Setelah lima bulan pemakaian, saya memang sudah tidak melihat jerawat dan bekas jerawat lagi di muka saya. Tapi tentu saya tidak memakai khusus gel cleanser ini saja, saya juga pakai beberapa produk lain yang ternyata cukup membantu. Tapi saya bahas di postingan blog selanjutnya saja ya. 🙂 Intinya, produk ini memang cukup bagus untuk membersihkan muka. Karena teksturnya yang ringan, ada baiknya cleanser ini dipakai untuk second cleanser saja jika kamu rajin pakai make up. Jadi bersihnya bisa lebih optimal. Atau, sesuai namanya, pakai di pagi hari saja.

Karena keseharian saya jarang keluar rumah dan tidak terlalu memakai make up, biasanya saya tidak sampai pakai first cleanser dan second cleanser. Cuma pakai cleanser ini saja biasanya sudah cukup, sudah tidak terlalu ada residu kotoran lagi. Dua tahap membersihkan muka seperti itu biasanya cuma saya lakukan setelah saya keluar rumah atau pakai make up saja.

Kesimpulannya, Cosrx Low PH Good Morning Gel Cleanser ini cukup oke untuk membersihkan wajah, tapi karena formulanya ringan, dia tidak terlalu kuat untuk membersihkan wajah yang bermakeup. Jadi bersihkan dulu pakai first cleanser sebelum memakainya. Meski begitu, gel cleanser ini terasa nyaman dan ringan saat dipakai dan membuat kulit terasa bersih, jadi buat saya it’s a plus karena saya tidak suka sabun yang meninggalkan residu atau membuat kulit terasa ketarik.

Kamu ada yang sudah pernah mencoba gel cleanser ini?

 

 

Iklan

Menjadi Makin Kreatif dan Produktif dengan Lingkungan dan Kegiatan yang Tepat

Sebagai seorang generasi milenial sekaligus seorang freelancer, saya sering dapat pertanyaan atau bahkan tuduhan bahwa pekerjaan saya tidak jelas. Ya tidak jelas kapan kerjanya, kapan liburnya, atau bahkan berapa gajinya. Tapi tidak apa-apa, bagi saya, itulah uniknya milenials dan freelancer. Kita punya rasa penasaran tinggi, mengejar passion, dan berusaha bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Sejak saya memutuskan berhenti dari pekerjaan kantoran dan banting setir menjadi seorang freelancer selama hampir 3 tahun yang lalu, ada banyak hal yang akhirnya membuka mata saya. Selama itu pula, ada banyak hal baru yang saya pelajari setiap harinya yang (semoga) dapat membantu saya berkembang lebih baik.

Menurut saya, ketika seseorang memutuskan untuk menjadi seorang freelancer, hal yang harus terus kamu kembangkan adalah kreatifitas dan produktivitas. Dua hal ini yang akan membuatmu mampu bertahan di antara banyak freelancer lainnya. Tapi seperti yang sudah banyak orang ketahui, menjaga agar tetap kreatif dan produktif itu kadang tidak mudah. Apalagi ketika kamu terus berdiam diri di rumah saja dan pekerjaanmu memang tidak mengharuskanmu untuk keluar rumah.

Nah, oleh karena itu, dalam postingan kali ini saya akan mengajak untuk berbagi tips agar makin kreatif dan produktif sebagai seorang milenial freelancer.

Memulai Hari dengan Hal yang Paling Penting

Bagi sebagian orang, dengan bekerja sebagai seorang freelancer maka kita bisa bangun siang dan memulai pekerjaan kapanpun kita suka. Bahkan tepat setelah bangun tidur, kita bisa langsung membuka laptop, membalas email, dan mulai bekerja. Tapi jika kamu ingin lebih produktif dan tidak terkesan dikejar-kejar dengan begitu banyak pekerjaan, maka mulailah hari dengan fokus dengan hal terpenting, yaitu dirimu sendiri.

(c) pexels.com

Sebelum kamu mulai bekerja, pastikan kamu membangun energi dan semangatmu di pagi hari. Bangun pagi, buka jendela dan biarkan udara masuk menyegarkan ruanganmu. Kamu juga bisa melakukan sedikit olahraga ringan atau stretching untuk membuat tubuhmu rileks dan bersemangat. Jangan lupa juga untuk menyiapkan sarapan yang sehat dan minum banyak air putih!

Kamu juga bisa memulai hari dengan membaca buku selama beberapa menit, meditasi, atau sekadar menikmati teh. Apapun itu, mulailah hari dengan fokus pada hal terpenting yaitu dirimu sendiri. Lakukan hal yang membuatmu senang dan bersemangat serta siap untuk mulai bekera.

Membuat Jadwal

Oke, kebanyakan dari kamu mungkin berpikiran ingin bekerja freelance demi bebas dari jadwal yang mengikat. Lalu mengapa sekarang malah harus membuat jadwal? Nah, membuat jadwal sebenarnya justru diperlukan agar kamu tetap termotivasi dan bisa mengatur waktumu dengan efektif. Jangan sampai kamu melompat-lompat di antara beberapa pekerjaan dan tugas rumah karena kamu tidak tahu mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

(c) pexels.com

Cara yang biasa saya lakukan adalah membuat daftar dan jadwal pekerjaan. Di pagi hari, tulis beberapa hal yang perlu kamu lakukan baik yang berhubungan dengan pekerjaan, tugas rumah, atau bahkan kegiatan hangout dengan teman dan pasangan. Selanjutnya, susun berdasarkan tingkat kepentingannya. Mana yang harus segera dikerjakan secepatnya, yang harus dikerjakan hari itu namun tidak terburu-buru, dan mana yang memiliki tingkat kepentingan paling kecil.

Menuliskan semua hal yang perlu dilakukan tersebut akan membantumu memvisualisasikan hal-hal yang perlu kerjakan dan memperhitungkan waktu yang kira-kira kamu butuhkan untuk menyelesaikan masing-masing tugas. Jadi, kamu tidak perlu lagi melompat-lompat atau pekerjaan atau bahkan multitasking untuk menyelesaikan semua pekerjaan tersebut. Multitasking memang terlihat seperti kamu bekerja cepat untuk menyelesaikan beberapa hal sekaligus. Tapi, apakah hal tersebut efektif? Pasalnya, fokus melakukan satu hal sampai selesai terkadang justru lebih menghemat waktu dan membuatmu lebih teliti saat mengerjakannya.

Ikut Komunitas yang Bermanfaat

Salah satu kendala sebagai seorang freelancer yang saya rasakan adalah sulitnya memiliki kehidupan sosial yang bisa memacu dan memberi semangat. Tanpa rekan kerja, satu-satunya cara saya bisa bersosialisasi adalah membuat janji dengan teman-teman setelah mereka pulang kerja. Tapi tentu saja, hal ini ternyata tidak terlalu mudah karena kebanyakan dari mereka biasanya juga sudah lelah atau malah mungkin harus lembur bekerja.

(c) Pexels.com

Salah satu hal yang saya lakukan untuk menjaga agar saya tetap bersosialisasi dengan baik dan membantu perkembangan saya adalah dengan ikut komunitas. Dengan cara ini, kita bisa saling sharing, mendukung atau memberi tips agar bisa semakin maju bersama-sama. Selain itu, berkumpul dengan orang-orang yang tepat juga akan membantu kita mendapatkan ide, pemikiran, atau ilmu baru yang akan tetap membuat kita kritis dan kreatif.

Saat ini, saya mengikuti komunitas bloggerngalam yang memang cukup produktif. Komunitas ini berisi para blogger yang ada di kota Malang. Lewat komunitas ini, saya jadi punya akses untuk berkunjung ke laman blogger-blogger lain yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Setiap bulan bloggerngalam juga akan mengadakan kegiatan gathering di Ngalup Coworking Space dengan berbagai topik tentang dunia blogging, belajar mengenai penulisan, adsense, berbagi informasi, dan banyak lagi.

Bergabung di Acara Gathering, Sharing atau Seminar

Bekerja freelance seharusnya justru menjadi kesempatan buat kita. Karena dengan pekerjaan yang cukup fleksibel ini, kita bisa ikut berbagai macam acara gathering, sharing, ataupun seminar yang tentu akan membuat kita makin kreatif.

Di kota Malang, saya tidak pernah kesulitan mencari acara gatheringsharing, ataupun seminar. Pasalnya, ada coworking space yang sering sekali menjadi rujukan tempat diadakannya acara-acara bermanfaat seperti ini. Satu tempat yang selalu saya “mata-matai” adalah Ngalup Coworking Space. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, bloggerngalam punya acara sharing rutin di tempat ini setiap bulannya. Jadi, sebisa mungkin saya akan selalu ‘terlihat’ di acara-acara tersebut mengingat salah satu minat saya memang di dunia blogging.

ngalup coworking space
Acara Workshop Bloggerngalam di Ngalup Coworking Space

Selain kegiatan yang bekerja sama dengan bloggerngalam, ada banyak event sharing lain yang digelar di sini. Beberapa waktu lalu sempat ada Songwriting Class and Sharing Session dengan Atlesta sebagai pembicara. Lalu setiap weekend,  ada kegiatan sharing dari Gapura Digital dengan topik-topik yang keren dan bisa membangun kreatifitas para milenial. Jadi, acara-acara seperti ini sesuai dengan para milenial yang sering dianggap sebagai generasi yang selalu punya rasa ingin tahu dan selalu ingin belajar hal-hal yang baru.

Nah, karena namanya coworking space, tempat ini juga bisa kamu jadikan rujukan jika bosan bekerja di dalam rumah terus. Tempatnya ditata dengan menarik mirip kantor pada umumnya, namun dengan warna-warna cerah yang tidak akan membuatmu merasa bosan. Cocok untuk para pekerja kreatif yang selalu berusaha mencari inspirasi.